Mataku masih terhibur aksaramu
hingga terlantun lirih mendesah megahmu
sulit tuk rapatkan hitam keindahan
Gemericik tetes tirta
anggunkan kala senja menyapa bianglala
itulah hapsari menuntun rintis
bermandikan aurora cahya
namun sulit tuk mereguk aromanya
karna jelita dalam samar layar kesucian


Tidak ada komentar:
Posting Komentar